Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One

Update Terakhir: February 5, 2014

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One – Jose Mourinho menyebut Chelsea sebagai “kuda kecil” dalam perebutan puncak klasemen Premier League saat membandingkan timnya dengan bintang Manchester City – tapi semua orang juga tahu bahwa Mourinho sedang merendah dan mengaburkan tekanan yang hinggap pada skuad mudanya setelah mengalahkan tim biru Manchester. Dan Mourinho hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri setelah pertandingan yang menunjukkan dirinya sebagai seorang manajer dengan taktik jempolan melakukan kesalahan bodoh di pertandingan lain, para pemainnya tampil dengan perfeksionis pada kemenangan 1-0 melawan Manchester City di Etihad Stadium, yang akhirnya membawa the blues melakukan kemenangan ganda atas City musim ini. kemenangan yang tak bisa dianggap remeh oleh lawan-lawannya.

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One – “Jadi apakah seorang Jose Mourinho menurut anda berkompetisi disebuah turnamen dan liga kemudian tak berpikir bahwa dia akan memenanginya? Saya tak yakin dengan hal tersebut karena Mourinho bukanlah orang seperti itu.” Manuel Pellegrini, lawan lama yang sudah sering dia hadapi sedang memegang tim berisikan pemain terbaik di Inggris. Namun Mourinho dengan sukses menorehkan luka dan mengakhiri kemenangan ke 11 beruntun City serta status mereka sebagai tim yang tak pernah kalah dikandang. Pertandingan yang mempertemukan antara the special one dengan manajer 60 tahun berjuluk the engineer berlangsung dalam berbagai sisi, berikut ulasannya.

Taktik

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One – Pertandingan ini menjadikan reputasi Mourinho sebagai salah seorang ahli strategi sepakbola modern semakin melambung. Dia adalah pelatih yang menolak parkir bus menghadapi City dan akhirnya meraih kemenangan terbaik sejak kembali di Stamford Bridge. Prediksi awal yang mengatakan bahwa Mourinho akan melakukan parkir bus di pertahanan ternyata hanya menjadi bualan kosong. Ya, Chelsea memang tampil sangat bagus di lini belakang, dengan John Terry dan Garry Cahill yang sangat bagus, tapi kunci kemenangan adalah rencana serangan balik pada City yang tampil gugup dan rentan. Mourinho memasang Nemanja Matic dan David Luiz sebagai pelindung lini tengah, yang membuat Eden Hazard, Willian dan Ramires bisa leluasa mendukung Samuel Eto’o. Terry telah menjelaskan bahwa Mourinho sudah merencanakan strateginya dengan matang.

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One – Opsi permainan Pellegrini adalah menyerang,dan jika serangan gagal, maka City harus lebih menyerang. Permainan tersebut bekerja dengan brilian di sebagian besar musim ini, tapi tidak dalam pertandingan ini. barcelona, lawan yang akan dihadapi City pasti mengamati kekalahan Manchester City. Hilangnya Fernandinho menjadi masalah besar bagi Pellegrini karena Martin Demichelis yang ditempatkan sebagai pemain pengganti hanya bisa bermain dengan naluri bek, penempatan posisinya juga tak sebagus Fernandinho.

Kesempatan meraih gelar juara

Kepintaran Taktik Dan Mental The Special One – Pellegrini mengatakan dengan jelas perasaannya terkait dengan kekalahan ini : “Bagi tim kami, pertandingan ini tak menjadi satu-satunya yang menentukan.” Pellegrini benar karena pertandingan liga masih tersisa 14 lagi. Dan Mourinho sengaja merendah untuk mengendurkan tekanan pada skuad mudanya. Mungkin peluang juara Chelsea lebih besar dari City.