Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci

Update Terakhir: May 15, 2014

Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci

Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci

Manchester United Harus Mengejar New Da VinciLahir di ibukota Spanyol Madrid, itulah pemain plontos Borja Valero. Dia tidak bisa berhasil melewati tim Real B, yang terdegradasi dari Barclays Premier League dengan West Brom dan Primera División dengan Villarreal. Dan meskipun ia pemain yang sangat berbakat, ia masih belum berhasil menjadi bagian dari tim nasional Spanyol. Tapi tampaknya, ia akhirnya menemukan panggilannya di Italia dengan La Viola di bawah Vincenzo Montella. Pada usianya yang kini 29 tahun, ia telah melangkah ke tantangan sepak bola Italia dalam dua musim terakhir, bermain indah di bawahpermainan Montella dan membangun serangan lini tengah. Selain itu, ia bahkan mendapatkan posisi sebagai ban kapten pada beberapa kesempatan.

Valero pandai dalam memainkan umpan passing dan umpan lambung jarak jauh dengan akurat. Selain itu, ia mampu melakukan umpan cepat di lini tengah lapangan dan kadang – kadang ia cepat berada di posisi penyerang untuk mengancam gawang lawang dan mendapat peluang mencetak gol langka atas namanya. Ia mempunyai naluri yang tajam sebagai pemain yang mempunyai target, Valero memiliki 88 % akurasi passing statistik, dan juga assist. Ia juga mahir dalam mendikte tempo pertandingan. Selain sebagai maestro lini tengah Spanyol, dengan dua kakinya, Borja bersedia untuk bermain di pertahanan, yang menambahkan dimensi baru ke dalam permainan.

Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci

Dengan pertandingan final musim 2013-14 yang belum dimainkan, Borja berakhir dengan statistik musim terbaiknya dengan 7 gol dan 11 assist, memperbaiki pencapaian musim lalu dari 2 gol dan 11 assist.Jadi, apa berikutnya? Dia bisa tetap di Florence, membantu La Viola menjadi penantang dominasi domestik maupun pertarungan di bagian depan Eropa akan menjadi prospek yang baik untuk Spanyol. Sebuah prospek yang lebih menarik adalah langkah untuk kembali ke Inggris, dan ia bisa menjadi pemain yang sempurna bagi Manchester United. The Red Devils membutuhkan seseorang yang dapat membawa lini tengah mereka kembali ke kehidupan dengan mendalangi bermain dari peran yang lebih dalam.

Semua pujian baik ditujukan kepada Valero. Namun, kalau memang dia begitu baik, mengapa dia hanya mendapat caps tunggal untuk namanya di tim senior? Jawabannya adalah karena Spanyol memiliki banyak gelandang seperti dia yang mungkin dianggap lebih ‘profile tinggi’ ( sepertihalnya Xavi Hernandez, Xabi Alonso, Cesc Fabregas, dan lain sebagainya ), ditambah dengan fakta bahwa ia tidak pernah bermain untuk klub yang berada di papan atas. Jika dibiarkan saja, Borja setidaknya akan menjadi salah satu pengganti. Publik harus mengenal pemain yang berjuluk ‘ New Da Vinci ’ ini agar tahu bahwa Spanyol mempunyai pemain yang bagus selain pemain yang telah terkenal sebelumnya. Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci

Manchester United Harus Mengejar New Da Vinci