Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis

Update Terakhir: February 27, 2014

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis – Manajer Chelsea, Jose Mourinho tak ingin membela diri ketika dirinya ditanya mengenai komentarnya bahwa timnya sedang tak mempunyai penyerang. Mourinho hanya menuding jurnalis yang merekam dan menyebarkan percakapan tersebut, yang disebutnya terjadi dalam konteks yang amat pribadi, tak memiliki etika. Seperti yang tengah diberitakan sebelumnya, Mourinho sempat tertangkap kamera ketika mengatakan ia memiliki tim yang kuat namun tak mempunyai penyerang didalamnya. kata-kata tersebut ternyata ia lontarkan keika sedang berbicara dengan seorang pebisnia yang mana rupanya tanpa sepengetahuan sang manajer Chelsea tersebut percakapan tersebut direkam oleh jurnalis media tertentu dan kemudian disebarluaskan.

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis – Menjelang laga 16 besar Liga Champions putaran pertama antara Chelsea melawan Galatasaray pada hari Kamis (27/2) dini hari naniti, Mourinho dimintai komentarnya oleh Bryan Swanson dari Sky Sports News perihal pernytaaannya dala video tersebut. dirinya pun tak berusaha untuk berdalih, sebaliknya ia malah mencibir perilaku pihak yang merekam dan menyebarluaskan rekaman tersebut dan menyebutnya sebagai pihak yang tidak tahu etika jurnalistik. Dalam kesempatan tersebut, Mourniho menuturkan bahwa seharusnya pihak tersebut malu sebagai kalangan preofesional media. Jika dilihat dari sudut pandang etika, Mou menilai bahwa pihak tersebut tentunya uga tak akan senang jika seorang kolega merekam obrolan personal dan menyebarkannya ke ranah umum.

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis – Dari sudut pandang etika, Mou melanjutkan, bahwa hal tersebut benar-benar memalukan. Lebih lanjut, Mou menuturkan bahwa dirinya tidak akan membela dirinya atas apa yang sudah ia katakan. Menurutnya, dirinya menyerang sesuatu yang fundamental dalam area profesional pihak tersebut. Mou pun berpendapat bahwa orang yang menyebarkan berita tersebut telah menunjukkan bahwa dirnya tak bisa memahami soal pekerjaannya. Dalam video tersebut, pria asal Portugal yang sebelumnya pernah menangani Inter Milan, Real Madrid dan Porto itu juga berseloroh dengan mengatakan bahwa dirinya mempunyai Samuel Eto’o dalam Chelsea namun usianya 32 tahun atau bahkan mungkin 35. Ketika dimintai pendapatnya mengenai hal tersebut, Mounrinho pun menyebut Eto’o tak perlu marah. Dari perspektif Mou, komentar yang dilontarkannya tersebut, jelas tidak bagus dan bukan sesuatu yang ingin ia munculkan secara serius atau dalam konteks resmi.

Mourinho Pertanyakan Etika Jurnalis – Karena niatnya adalah bukan untuk menjelek-jelekkan dan dirinya adalah manajer yang membela para pemainnya. Mou pun lebih lanjut mengungkapkan bahwa Eto’o sudah menjuarai Liga Champions sebanyaak empat kali. Mou pun jelas tahu betul mengani hal tersebut karena dirinya bersam Eto’o ketika di Inter. Baginya seorang manajer takkan melakukannya jika ia tak menyenangi pemainnya. Menurutnya, Eto’o tak harus mearasa kesal karena beberapa tahun yang lalu Mou mengatakan bahwa Eto’o pernah bilang bahwa dirinya takkan pernah bermain dengan satu manajer.